Bertahanlah dan Jadilah Inspirasi melalui Passionmu


Saya suka membicarakan topik-topik upaya pemulihan saya dari Depresi. Saya berharap teman-teman di sini dapat memperoleh gambaran mengenai struggle yang dialami oleh para penyintas Depresi dan Gangguan Mental lainnya. Saya berharap teman-teman dapat mengembangkan rasa Empati terhadap mereka yang sedang berjuang untuk kepulihan mental mereka masing-masing.

Ini adalah tahun kedua saya melakukan Psikoterapi dengan mas Satria. Beragam jenis terapi untuk Gejala Depresi dan Kecemasan sudah saya pelajari. Beragam teknik Relaksasi dan Mindfulness juga saya lakukan. Terkadang saya juga mengkombinasikannya dengan Meditasi meskipun tidak melakukannya secara rutin. Relaksasi dan Meditasi membantu saya mengurangi Gejala Kecemasan yang menyertai Depresi dan meningkatkan fokus. Kini saya dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang membutuhkan rentang fokus yang cukup tinggi sejak mengenal Meditasi. Di usia saya yang sudah di akhir 30-an ini, saya kembali dapat membaca buku, menulis jurnal, dan melakukan hobi saya merajut dalam rentang waktu 2-4 jam. Sebuah pencapaian bagi saya, sebab saya sempat melalui fase kehilangan fokus dan konsentrasi untuk melakukan hal-hal tersebut.  

Kini saya mulai mengimbangi Psikoterapi dan Farmakoterapi yang saya jalani dengan mulai menerapkan pola hidup sehat. Saya disarankan untuk rutin melakukan jalan kaki setiap pagi atau setiap dua hari sekali dan membiarkan tubuh saya terpapar sinar matahari pagi dengan berjemur di pagi maupun sore hari. Saya mulai rajin makan buah dan sayuran sebagai asupan gizi, vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh. Kalau lagi malas makan buah dan sayur utuh biasanya saya minum Jus buah yang kental dengan mengurangi es batu dan gula. 

Saya juga kembali menekuni hobi merajut, knitting dan crochet. Saya menginisiasi terbentuknya Kelas Art & Craft di Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Yogya sebagai upaya untuk memberdayakan teman-teman penyintas Depresi, Bipolar, Schizophrenia dan lain-lain. Kelas ini bertujuan untuk memperkaya skill teman-teman sebagai bekal mereka membuka usaha atau membuka kelas Rajut dan Art & Craft sendiri nantinya. Kegiatan ini dilakukan juga sebagai bagian dari Terapi Okupasi dan Pelatihan Kerja bagi teman-teman penyintas Gangguan Mental. Idenya adalah hasil karya teman-teman penyintas kami tampung dan nantinya akan diperjualbelikan di berbagai kesempatan seperti Bazaar Craft dan berbagai Seminar Kesehatan Jiwa.

By the way, menurut saya kegiatan merajut juga memiliki efek meditatif yang menenangkan. Merajut juga bisa mengurangi overthinking karena bisa menjadi kegiatan untuk mengalihkan fokus dari pikiran-pikiran negatif yang berseliweran di kepala. Serunya, di KPSI tuh banyak dokter-dokter dan Psikiater yang juga punya hobi merajut. Jadinya obrolan kami bisa nyambung ngomongin bebenangan dan kawan-kawannya. Saya diajari mas Satria dan dr. Tika (co-founder KPSI Simpul Yogya) untuk fokus mengelola kelas merajut ini karena manfaatnya yang baik bagi para penyintas dan keluarga pendamping penyintas (caregiver). Merajut bisa meredakan stress dengan mengembalikan fokus dan menstabilkan denyut jantung yang cepat sebagai gejala dari stress. Apapun yang kita lakukan dengan senang hati tentu mampu meningkatkan suasana hati karena kita menikmati prosesnya.

Mas Satria selalu berpesan padaku untuk bisa menjadi panutan, role model, dan inspirasi bagi teman-teman lain yang ingin pulih dari Gangguan Mental yang dialaminya. Beliau beranggapan bahwa saya kini sudah hampir pulih. Hal yang perlu kulakukan kini adalah menjaga untuk tetap rutin minum obat-obatan jiwa, menjaga pola hidup sehat dan mulai berupaya untuk menjadi lebih mandiri. Saya ingin merintis usaha sendiri di bidang Craft dengan melibatkan teman-temanku. Pulih bersama tentu lebih menyenangkan daripada sendirian. Apapun yang akan kulakukan nantinya, ijinkan saya untuk melakukannya dengan lebih bahagia. Because we worthed to be happy in whatever we do. 😊😉


Komentar

Postingan Populer